hari terakhirku?
Mungkin esok aku tak dapat melihat matahari pagi lagi
Mungkin aku tak lagi bernafas esok hari
Mungkin aku telah terbujur kaku tengah malam ini
Ya Rabbi…
Lunakkan sakaratul mautku
Karuniakan taubat sebelum sakaratul maut itu
Rahmati saat sakaratul maut itu
Ampuni setelah sakaratul maut itu
Kepada everybody yang kenal, aku mohon maaf atas sgala khilafku.
Mungkin aku tak lagi bernafas esok hari
Mungkin aku telah terbujur kaku tengah malam ini
Ya Rabbi…
Lunakkan sakaratul mautku
Karuniakan taubat sebelum sakaratul maut itu
Rahmati saat sakaratul maut itu
Ampuni setelah sakaratul maut itu
Kepada everybody yang kenal, aku mohon maaf atas sgala khilafku.
Tak ada terbersit di hatiku ingin menyakiti anda semua
Baik dengan kata ataupun tindakanku
Jadi seandainya ada hati yang terluka,
Baik dengan kata ataupun tindakanku
Jadi seandainya ada hati yang terluka,
hmm sungguh accident yang tak kusengaja…
maafkan aku…
“Sok mendahului takdir loe” mungkin itu yang anda katakan padaku.
Ya, ini hanya perasaanku saja, perasaan yang sudah berulang kali ada dan memang tak terbukti, aku masih hidup sampai kini. Tapi setiap rasa itu dekat, aku merasa sungguh telah demikian dekat sehingga harus kukatakan maaf pada anda semua.
Bukan aku merasa telah siap dengan bekal kehidupan di sana. Sama sekali bekalku tak memadai. Harus jujur kukatakan kesalahanku amat banyak dan dosaku melimpah. Sementara kebajikanku demikian tipis… tapi saat itu akan tiba juga, modalku hanya permintaan maaf dari anda, permohonan ampun dari-Nya, serta harapan atas rahmat dan karunia-Nya…
Karuniakan cinta yang penuh kepada-Mu Rabbi…
Di ujung nafasku…
“Sok mendahului takdir loe” mungkin itu yang anda katakan padaku.
Ya, ini hanya perasaanku saja, perasaan yang sudah berulang kali ada dan memang tak terbukti, aku masih hidup sampai kini. Tapi setiap rasa itu dekat, aku merasa sungguh telah demikian dekat sehingga harus kukatakan maaf pada anda semua.
Bukan aku merasa telah siap dengan bekal kehidupan di sana. Sama sekali bekalku tak memadai. Harus jujur kukatakan kesalahanku amat banyak dan dosaku melimpah. Sementara kebajikanku demikian tipis… tapi saat itu akan tiba juga, modalku hanya permintaan maaf dari anda, permohonan ampun dari-Nya, serta harapan atas rahmat dan karunia-Nya…
Karuniakan cinta yang penuh kepada-Mu Rabbi…
Di ujung nafasku…
