mana spiritnya?
Yang terpenting spirit yang terus terpelihara, yang terpenting adalah tak ada kata berhenti, terus melangkah. Secara logika itu akan “menghidupkan” keseharian dan mengantarkan pada tujuan. Secara prinsipil dan hakikat, tak mungkin ada janji-Nya yang meleset, pasti akan sampai kepada-Nya. Disiplin, terus melangkah seberapa pun sulitnya, seberapa besar pun hambatannya, seberapa sering pun terjatuh (atau bahkan sampai terjengkang), yang penting bangkit dan melangkah lagi. Istiqomah, dimanapun berada, apapun kondisinya. Di keramaian atau di kesendirian. Di keadaan lapang atau di kesempitan.
.
Awali dengan niat lurus, mulai dengan doa. Dengan niat lurus, semua menjadi ibadah. Sementara doa adalah inti ibadah itu sendiri, adalah juga merupakan senjata atau “alat” untuk menyelesaikan segala urusan. Lalu jaga itu di sepanjang perjalanan. Tawakal atas segala iradah-Nya kemudian.
Awali dengan niat lurus, mulai dengan doa. Dengan niat lurus, semua menjadi ibadah. Sementara doa adalah inti ibadah itu sendiri, adalah juga merupakan senjata atau “alat” untuk menyelesaikan segala urusan. Lalu jaga itu di sepanjang perjalanan. Tawakal atas segala iradah-Nya kemudian.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home