sahabatsemua

Sunday, May 07, 2006

be better everyday

be better everyday
aku katakan itu pada ponakanku yang ber-sweet seventeen
aku tak yakin jika dia memahami maksudku
tapi tak masalahlah itu
karena be better everyday itu lebih kutujukan untuk diriku sendiri
.
dalam konteks waktu, be better everyday sangat relevan
karena waktu terbagi 3 (tiga):
  1. waktu yang menguntungkan, dimana hari ini lebih baik dari kemarin
  2. waktu yang merugikan, dimana hari ini sama baiknya dengan hari kemarin
  3. waktu yang mencelakakan, dimana hari ini lebih buruk dengan hari kemarin

benarkah dari hari ke hari kehidupanku senantiasa lebih baik?

lebih takut melakukan hal yang dibenci Allah.

lebih peka menjaga telinga dari ghibah

lebih menjaga mata dari yang mengotori hati

lebih menjaga lisan dari berkata selain yang baik

lebih menjaga perut dari memakan yang syubhat

lebih menjaga penghasilan dari yang meragukan

lebih khusuk dalam shalat

lebih gemar berinfak

lebih menyukai berlapar-lapar puasa

lebih nikmat qiyamullail

lebih banyak membaca Quran lalu lebih intens mengkaji dan meninternalisasikannya

lebih pengasih pada sesama

lebih santun kepada siapa saja

lebih banyak berbuat daripada sekedar berkata

lebih berani bertindak dan mengambil resiko yang mungkin terjadi

lebih berkhidmat kepada orangtua

lebih care dan memberi teladan pada anak-anak

lebih bisa menjaga kesehatan yang diamanatkan dengan olah raga

selalu ada yang bisa dilakukan lebih baik dari kemarin....

sudahkah itu aku lakukan?

jelas jawabannya belum

.

so tak ada yang lebih tepat menerima kado ulangtahun "be better everyday" selain dirimu sendiri. begitulah uniknya karakteristik waktu, kita bisa menggunakan moment apa saja untuk mengambil hikmah. tak mesti di hari idul fitri untuk meminta maaf, tak mesti di hari ulangtahun untuk berintrospeksi, tak mesti di ramadhan meningkatkan ibadah, tak mesti juga menanti kejadian luar biasa untuk meraih sesuatu yang luar biasa.

.

astagfirullah...

ampuni hamba atas segala khilaf dan dosa yang sengaja maupun tidak,

yang karena kebodohan hamba atau karena hamba lalai dan menggampangkannya

serta atas khilaf dan dosa yang Engkau lebih mengetahuinya.

.

astagfirullah

ampuni hamba atas segala fikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan yang Engkau benci

yang hamba taubati, namun kembali hamba ulangi....

.

astagfirullah

ampuni atas segala nikmat-Mu yang tak berbilang dari hari ke hari

namun justru hamba gunakan untuk berdurhaka dan tidak taat dari hari ke hari itu.

.

astagfirullah

tak terkira khilaf dan dosa ini kepada-Mu

namun Engkau jualah yang dapat mengampuni

Engkaulah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang

.

pelihara hamba dari khilaf dan dosa itu semua

selamatkan hamba dari khilaf dan dosa itu semua

karuniakan rahmat-Mu senantiasa...

sehingga hamba dapat menjadi lebih baik setiap hari...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home