sahabatsemua

Monday, May 01, 2006

kebutuhan esensial

mintalah kepada-Ku, maka akan Ku-berikan
.
bagi orang yang sakit,
rasanya tak ada yang diinginkan selain kesembuhan
tak tertarik ketika ditawari makanan
tak terbayang untuk meminta kebendaan
tak terlintas untuk berdoa dan memohon selain diangkat penyakitnya
tak berpikir dua kali jika dimintai uang untuk kesembuhan
yang penting reda nih sakit
yang penting berkurang nih kesakitan
yang penting hilang deh nih penderitaan
yang penting sembuh deh...
bayar berapa kek (asal ada) ga masalah yang penting terbebas dari sakit
apa aja deh dijalanin yang penting sembuh
subhanallah...
.
TIDAK ADA HAJAT YANG ALLAH RIDHA PASTI DIA KABULKAN
kuncinya mintalah apa yang Allah ridhai
apa itu? sebentar
.
kadang Allah tak memberi apa yang kita minta
tapi pasti memberi apa yang terbaik untuk kita
bisa jadi engkau mengharap sesuatu padahal sesuatu itu SANGAT BURUK untukmu
bisa jadi kamu membenci sesuatu padahal sesuatu itu SANGAT BAIK untukmu
Allah mengetahui sedangkan engkau tidak mengetahui
.
dalam konteks itulah kadang kita mendapati apa yang tidak kita harapkan (benci)
tapi tidaklah itu suatu yang percuma
seperti kesulitan belajar itu semata untuk memperoleh kemudahan pintar
kesulitan usaha itu diperlukan mendapatkan kemudahan material
kesulitan mengandung itu dibutuhkan untuk mendapat keturunan
kesulitan mendidik itu mesti ditempuhi untuk mendapat generasi yang unggul
tidak kesulitan itu memiliki hikmah
  • untuk menghindari dari kesulitan yang lebih besar
  • untuk mengantarkan pada kebaikan yang lebih besar
  • untuk membawa pelakonnya pada kemuliaan sabar
.
dalam konteks itulah permohonan kita tidak Allah berikan
karena kita meminta sesuatu yang buruk bagi kita (dan kita tidak tahu)
tapi itu pun tak tertolak percuma
  • karena Allah mengganti dengan penyelamatan dari suatu bahaya
  • karena Allah memberi dengan yang lebih baik dari yang kita minta
  • karena Allah akan mengabulkan doa itu di kehidupan sesungguhnya kelak

.

bahkan dalam satu riwayat, seorang yang mendapat pengabulan di akhirat demikian terkagum-kagum tak percaya sehingga berujar "andai kutahu begini balasnya niscaya kuminta saja pengabulan semua doa di sini saja". tak ada doa tertolak, maka betapa doa menjadi karunia yang tak terhingga.

betapa:

  • doa merupakan bukti bahwa kita "benar" berhamba, hanya meminta kepada Allah Yang Maha Kuasa
  • doa merupakan pemenuhan dan ketaatan kita kepada Allah yang memerintahkan kita berdoa. sombong orang yang tak mau berdoa kepada-Ku.
  • doa memastikan keinginan kita selaras dengan kehendak Allah
  • doa membuka jalan lurus bagi kita sampai kepada tujuan yang diridhai Allah.

alangkah rugi jika kita tak mau berdoa. alangkah tersesat jika hidup di luar rel doa. alangkah sulit hidup tak dipandu doa.

.

berdoalah kepada Allah dalam hal apapun, meski dalam urusan kecil semisal terputusnya sandal. betapa terbuka kasih-Nya!

dalam hal apapun... bayangkan itu. Dia membuka tangan-Nya untuk kita dalam hal apapun. Maha Pengasih sungguh Maha Pengasih...

ada doa-doa yang telah diajarkan Rasulullah kepada kita. dari bangun tidur hingga tidur kembali. dari urusan di pasar sampai di atas ranjang. dari menghadapi kegembiraan maupun menghadapi kesukaran.

doa, dalam pengertian praktis tak lain adalah mengupayakan dengan segenap daya dan upaya untuk mencapai apa yang diminta kepada Allah. tak boleh tindakan kita bertolak belakang dengan doa kita. doa kita tertolak oleh perbuatan kita sendiri namanay!. meminta pintar dengan malas belajar, meminta surga dengan terus maksiat, wah konyol!.

doa, dalam pengertian lain adalah prinsip dan sikap yang harus dipegang dalam bertindak.

doa adalah panduan, manual kehidupan. dalam doa kita akan menemukan esensi kehidupan. dalam shalat hajat yang diajarkan Rasulullah ada tiga esensi kebutuhan hidup kita:

  1. ampunan Allah, karena tak ada yang terbebas dari dosa
  2. dikayakan dengan kebajikan, karena itulah yang kekal menemani kita
  3. diselamatkan dari khilaf dan salah masa yad, jangan sampai tak sempat ditaubati.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home