basi banget
buat seorang sahabat
yang tiba-tiba muncul setelah setahun menghilang
yang sebelum menghilang mengatakan akulah satu-satunya penyemangat hidupnya
dan kini mengatakan aku basi banget!
.
yang tiba-tiba muncul setelah setahun menghilang
yang sebelum menghilang mengatakan akulah satu-satunya penyemangat hidupnya
dan kini mengatakan aku basi banget!
.
"dunia" kita memang berbeda, itu telah kukatakan di awal kita bertemu empat tahun lalu. dengan bijak kamu katakan "perbedaan diciptakan untuk saling melengkapi", membuatku tak membantah meski aku melihat perbedaan ini bukan seperti perbedaan gitar dan piano yang bisa saling melengkapi keindahan musik. perbedaan kita lebih seperti air dan api, yang bisa saling meniadakan. senyummu masih yang termanis, tutur katamu masih yang terlembut, meski kamu hadir untuk mengkritikku yang tidak kemana-mana selama bertahun-tahun, ragu-ragu melangkah, tidak berani bertindak, terlalu banyak pertimbangan, terlalu lama berfikir lalu ketinggalan kereta dst..
.
sahabat, tak pernah aku memaksamu untuk fahami fikiran, pandangan dan sikapku. setiap orang punya pengalaman sendiri, dan dari pengalaman itu ada hal-hal yang telah terkristal menjadi keyakinan dan kebenaran yang tiap orang pegang teguh. bisa jadi apa yang terkristal di benak kita begitu beragam dan berbeda, kita tidak dapat saling mempengaruhi apalagi menyalahkan, tapi kita bebas buat berbagi pandangan. terimakasih atas input-inputmu untukku. kuakui aku memang mesti meningkatkan keberanianku mengambil resiko, aku lemah dalam mengaplikasikan visi-visi usahaku sehingga semua sebatas konsep bahkan kuakui internalisasi kebenaran yang kuyakini pun masih tak memadai. aku menerima semua koreksimu dengan rasa terimakasih yang dalam meski kamu mengatakan "loe basi banget sich!" (dengan sangat tajam di balik senyum termanismu).
.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home